PERSPEKTIF

Bisnis – Politik – Komunikasi

Relasi Makna C.S Pierce

Tanda adalah sesuatu yang dikaitkan pada seseorang untuk sesuatu  dalam beberapa hal atau kapasitas. Tanda menunjuk pada seseorang, yakni menciptakan di benak orang tersebut suatu tanda yang setara, atau barang kali suatu tanda yang lebih berkembang. Tanda yang diciptakannya saya namakan interpretant dari tanda yang pertama. Tanda itu menunjukan sesuatu, yakni objeknya

polaSebuah tanda mengacu pada sesuatu diluar dirnya sendiri—objek—dan ini dipahami oleh seseorang serta memiliki efek di benak penggunanya—interpretant—kita mesti menyadari bahwa interpretant bukanlah pengguna tanda, namun Pierce menyebutnya dimana-mana efek pertandaan yang tepat, yaitu konsep mental yang dihasilkan baik oleh tanda maupun pengalaman pengguna terhadap objek.

Lalu bagaimana menjabarkan konsep relasi makna (tanda,interpetant,objeka) C.S Pierce? untuk memudahkan megoperasionalkan konsep makna ini, pierce memberikan pembagian tanda dalam tiga bagian yaitu: ikon,indeks,simbol yang disebut tipologi tanda.

Penjelasannya seperti ini….

Ikon, adalah tanda yang dicirikan oleh persamaannya (resembles) dengan objek yang digambarkan. Tanda visual seperti fotografi adalah ikon, karena tanda yang ditampilkan mengacu pada persamaannya dengan objek. Sebuah foto pesawat Hercules C-130 adalah ikon dari objek yang bernama pesawat Hercules C-130, karena foto pesawat tersebut berusaha menyamakan dengan objek yang diacunya. Karena bentuknya yang sama/mirip dengan objek, ikon dapat diamati dengan cara melihatnya.

Indeks, adalah hubungan langsung antara sebuah tanda dan objek yang kedua-duanya dihubungkan. Indeks, merupakan tanda yang hubungan eksisitensialnya langsung dengan objeknya. Runtuhnya rumah-rumah adalah indeks dari gempa. Terendamnya bangunan adalah indeks dari banjir. Sebuah ideks dapat dikenali bukan hanya dengan melihat seperti halnya dalam ikon, tetapi juga perlu dipikirkan hubungan antara dua objek tersebut.

         Simbol, adalah tanda yang memiliki hubungan dengan objeknya berdasarkan konvensi, kesepakatan, atau aturan. Makna dari suatu simbol ditentukan oleh suatu persetujuan  bersama, atau diterima oleh umum sebagai suatu kebenaran. Lampu lalu lintas adalah simbol, warna merah berhenti, hujau berarti jalan, palang merah adalah simbol yang maknanya diterima sebagai suatu kebenaraan melalui konvensi atau aturan dalam kebudayaan yang telah disepakati. Katagori-katagori tersebut tidaklah terpisah dan berbeda. Satu tanda bisa saja kumpulan dari berbagai tipe tanda.

Jadi titik tekan semiotika Pierce pada semiotika visual. Berbeda dengan Sausure yang menitik beratkan pada semiotika linguistik.

sumber bacaan: Jhon Fiske, Cultural And Communication Studies: Sebuah Pengantar Paling Komprehensif (Yogyakarta: Jalasutra, 2004)

Juni 20, 2007 - Posted by | Catatan

19 Komentar »

  1. saya mau membuat skipsi tentang film naga bonar jadi 2 saya butuh referensi buku untuk mengerjakannya. bisa santu saya?

    Komentar oleh aris | September 29, 2007 | Balas

  2. kira-kira tepat ga kalo saya menafsirkan komik dengan mengunakan konsepnya Pierce? tepatnya pake konsep siapa lagi?

    Komentar oleh faqih | Oktober 1, 2007 | Balas

  3. Saya sedang mmepersiapkan skripsi tentang game resident evil 4, yaitu dengan mengunakan semiotik bagaimana game itu berkomunikasi dengan pemain, kalau saya menggunakan teori Peirce, kira2 saya harus mulai darimana dan mengakhiri dimana. soalnya saya tidak punya gambaran akan apa yang harus ditulis. Terima kasih

    Komentar oleh Riki | Oktober 31, 2007 | Balas

  4. as. wr.wb.
    aku mau tanya apa sebenarnya arti kemauan secara umum dan khusus.

    Komentar oleh iwan | Februari 29, 2008 | Balas

  5. harap dibantu!

    saya sedang mengerjakan skripsi mereka bilang saya monyet the movie dianalisis menurut semiotika film. Judul buku resensi yg saya butuhkan apa saja?

    terima kasih.

    Komentar oleh adelina | April 3, 2008 | Balas

  6. tolong dibantu yah!!!
    saya sedang skripsi mengenai simbolisasi kultural punk.
    kira-kira cocok gak kalo diteiliti berdasarkan teori pierce?
    terus referensi yang cocok untuk tema tersebut apa?
    terima kasih

    Komentar oleh dony | April 18, 2008 | Balas

  7. yg mau sharing tentang skripsi semiotika, silakan kontak saya lewat Yahoo! Messenger di andra_widj@yahoo.com, email nggak akan saya balas..

    salam,
    |andra|

    Komentar oleh andra | Juli 22, 2008 | Balas

  8. Butuh pengetahuan dan bantuan tentang semiotika, contact saya di arifardiansyah@gmail.com, akan saya balas, and don forget to say thanks …

    Komentar oleh arifardiansyah | Agustus 24, 2008 | Balas

  9. teori cs pierce ini cocok gak bwt ngebahas representasi logo???nyari buku pierce dmn ya???bnyaknya bartez mulu!!!

    Komentar oleh tena | November 13, 2008 | Balas

  10. bantuin dong skripsi ttg representasi logo dgn teori CS Pierce…Nyari bukunya pusing!!!makasih…

    Komentar oleh tena | November 13, 2008 | Balas

  11. haloo…saya lagi mau buat skripsi ttg semiotika lagu2 bertema lingkungan (global warming) karya nugie…lebih tepat pake semiotikanya siapa yaa??please help me…bls k email saya yaa

    Komentar oleh yulist | November 25, 2008 | Balas

  12. saya sedang meneliti film AAC mengenai representasi poligami dlm film tsbt, tolong bantuannya saya bingung untuk memulai pembahasannya (bab 3) dengan menggunakan metode pierce. Dah 1 bulan lebih saya anggurin skripsina… makasih atas bantuannya

    Komentar oleh lukman | Desember 4, 2008 | Balas

  13. saya dapat tugas untuk menganalisis ekonik verbal minimal 7 beserta contohnya. tolong dong, kasih info tanda verbal dalam semiotik.

    Komentar oleh sugengkhn | Januari 1, 2009 | Balas

  14. Ikons, indeks dan symbol hanyalah tipologi tanda pada level Objek. Berdasarkan makalahnnya On a new list of categories Pierce mengelaborasi teori tanda menjadi Tiga sisi Representament atau tanda disebut juga (kepertamaan) merujuk kepada objek (kekeduaan sehingga menghasilkan interpretant(keketigaan), Interaksi ketiganya menghasilkan tabel pembangkitan tanda pada setiap levelnya. Qualisign sinsign and Legisign pada level Tanda, Ikon Indeks dan symbol pada level Objek dan Rheme Dicent dan argument pada level interpretant.

    Komentar oleh arifa00000 | Desember 21, 2009 | Balas

  15. salam kenal…
    sebenernya penggunaa metode Pierce untuk penelitian semitika pada Foto esai cocok ga??

    saya bingung antara Barthes dan Pierce..
    mohon bantuannya ^;^

    Komentar oleh rozalina khusna | April 23, 2010 | Balas

  16. saya ambil semiotic ttg character wayang,kata dosen saya pake metode c.s.pierce tp apa cocok apa tidak?
    jidulnya wayang characters as a sign system
    kok saya bingung menghubungkannya ya,,,

    Komentar oleh ersi | Mei 24, 2010 | Balas

  17. salam damai..
    saya sedang menjalani skripsi yang berhubungan dengan arsitektur kemudian kta dosen sy gunakan saja teori semiotika dari c.s peirce tetapi saya bingung hrs mulai dr mn mohon bimbingannya dan sarannya ataupun referensi buku terima kasih ya

    Komentar oleh boztah | Juni 17, 2010 | Balas

  18. hati-hati, cermati penulisan yg benar pierce atau peirce ????

    Komentar oleh monik | September 8, 2011 | Balas

  19. kalo digunakan buat analisis layout koran bisa ga ya mas?

    Komentar oleh themiemiei | September 15, 2011 | Balas


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.